Hidup di sebuah komplek TNI itu tidak seperti hidup di desa yang anak-anaknya memiliki berbagai macam cita-cita mulai dari menjadi guru, tentara, sampai dokter. Efek samping dari hidup di lingkungan ini adalah kalian seolah-olah hanya bisa bercita-cita menjadi
tentara. Selain
itu, akan muncul juga rasa minder karena tidak menjadi seseorang tentara. Tidak
seperti mereka, yang bercita-cita tentara. Aku tidak memiliki cita-cita untuk
menjadi seorang tentara, bahkan aku tidak tau apa passionku sampai saat ini. Maka dari itu aku kena efek samping dari hidup di lingkungan ini yaitu merasa minder bahkan sedih karena kebanyakan dari temanku sudah menjadi
seorang tentara.
Dari postur tubuh, aku sangat tidak
cocok untuk menjadi seorang tentara. Kurus, pendek, lemah, dan tidak begitu
pintar di banding teman-temanku yang lain. Aku tidak begitu terbiasa dengan
belajar apalagi tentang matematika. Itu membuatku sangat jatuh dan memiliki
nilai jelek di semua bidang dan paling jelek di bidang matematika. Sekarang
teman-temanku sudah mendapatkan apa yang mereka ingin, sedangkan aku masih saja
memikirkan apa yang harus dia lakukan untuk menemukan passionku.
(Aku sedang berada di tengah-tengah kesuksesan mereka hahaha)
Tidak hanya memikirkan, bahkan aku
menjalani semua kesempatan semua hal untuk menemukan passionku. Dari mulai
mencoba beberapa olahraga seperi, taekwondo, sepak bola dan bola voli. Bermain
alat musik gitar, menyanyi, menulis puisi, fotografi.
Semua tidak ada yang membuatku
bertahan hahaha....
Dan beberapa
hal yang tidak menyenangkan aku pernah alami....
Pertama aku pernah
di tawarkan untuk menjadi seorang security di salah satu perusahaan negara dan
ternyata itu hanyalah sebuah penipuan yang di lakukan oleh oknum polisi di
Purwokerto.
Kedua aku mendaftar di Angkasapura dan ternyata itu juga merupakan sebuah penipuan.
Ketiga aku mencoba mendaftar STAN atau Sekolah Tinggi Akuntansi Negara tapi aku gagal dua kali di tahap awal semua.
Keempat aku diminta untuk membantu seorang designer aplikasi untuk membuat finishing project yang dia buat. Aku diminta untuk menunggu selama berminggu-minggu, menunggu panggilan dari dia dan ternyata aku tidak dipanggil. Dan dia sudah menyelesaikan pekerjaannya. Gagal lagi...
Kelima aku pernah ikut menjadi panitia LIMA atau Liga Mahasiswa, pertama aku menjadi panitia LIMA futsal lalu aku diminta untuk menjadi panitia LIMA basket. Siapa yang gak seneng bisa dapet kerja terus yakan.. Tapi setelah menjadi panitia LIMA futsal dan ketika acara LIMA basket akan dimulai aku ternyata tidak dijadikan untuk menjadi panitia LIMA. Ah yasudahlah kalau begitu tidak jadi deh bisa dapet duit haha
Keenam yang terakhir yang baru-baru saja adalah aku mencoba mendaftar di PERURI, baru pendaftaran awal tahap pengecekan berkas via online sudah gagal...
Hadeeehhh,
sungguh malang nasibku... ๐
Tapi ya namanya hidup memang kadang
senang kadang susah. Aku gak menyerah sampai disitu aja. Aku sekarang kuliah di
jurusan penyiaran di kampus swasta di Jogjakarta. Dan kenapa aku kuliah di
jurusan penyiaran? Awalnya aku suka sama fotografi, dan karena itu aku suka
sama kamera (suka dalam artian jadi pengen bekerja yang bisa pake kamera
bukan suka dan sayang lho yaa) nah sejak saat itu orang tuaku memintaku
untuk masuk kuliah di jurusan penyiaran. Sampai saat ini aku menjalani kuliah
dengan enjoy.
Tapi ternyata tidak seperti
dugaanku, disini tidak hanya belajar kamera tapi juga belajar tentang editing
video, belajar tentang multimedia juga, dan banyak tugas yang harus diketik
menggunakan laptop. Aku mulai bingung mengingat laptop yang aku gunakan tidak
kuat untuk melakukan semua tugas itu secara bersamaan. Hal ini membuat aku jadi terhambat untuk mengerjakan
tugas-tugasku.
Dan ditahun ini aku juga ingin mulai
untuk menulis di blog, aku pengen mencoba menjadi seorang penulis. Modal yang
aku punya disini adalah niat, mengetik menggunakan sepuluh jari, dan tentunya aku
butuh laptop biar bisa menulis dimana saja dan kapan saja.
Nah, untuk itu aku butuh laptop yang
mempunyai spek yang mumpuni buat aku mengerjakan itu semua.
Laptop Asus
X555QG, laptop yang ideal dan sangat cocok
untuk mahasiswa seperti aku. Apalagi buat urusan editing video dan multimedia laptop Asus X555QG
dijamin sangat membantu tugas-tugas yang membuat kita pusing๐
Laptop Asus
X555QG Hadir Dengan APU AMD Generasi Ke-7 dan RAM 8GB Berkonfigurasi Dual
Channel.
RAM
berkonfigurasi dual channel tu apa sih?
Nah biar kemampuan laptop mencapai
kemampuan maksimal terutama untuk multitasking dan gaming, Asus memberikan
konfigurasi dual channel pada memory controller di notebook Asus X555QG ini.
Sehingga melalui RAM sebesar 8GB, laptop ini bisa melakukan tugasnya 2 kali
lebih cepat dibandingkan dengan laptop yang hanya menganut sistem single
channel.
Kalian juga bisa menambahkan satu
keping memori RAM lagi berukuran 8GB pada laptop ini, jadi total RAMnya 16GB.
Hmmm, gak bayangin tuh kemampuannya seperti apa yang jelas pasti sangat
memuaskan. Dan tentu saja setelah ini kalian akan bisa menghasilkan
karya-karya yang luar biasa! Hebat kan!
Nggak cuma
cukup sampai disitu, ASUS X555QG memiliki kapasitas
media penyimpanan yang sangat besar yakni 1TB. Kapasitas sebesar itu dapat
dimanfaatkan oleh kita para pengguna untuk berbagai kebutuhan seperti
menempatkan berbagai macam file antara lain dokumen, musik, video serta film
lho. Nah untuk melihat film dan editing video, display dari ASUS memberikan layar beresolusi HD
(1366x768) dengan luas bidang pandang 15,6 inci. Resolusi ini dijamin membuat
kita sangat nyaman menonton film dan editing video. Ditambah lagi, teknologi
Splendid yang dapat digunakan untuk memberikan kualitas tampilan layar lebih
mengasyikan.
Asyiikkkk, kan anak broadcasting juga harus suka sama film dan bisa mengedit
video supaya bisa jadi film hehe..
Selain untuk editing, multimedia, dan menulis laptop Asus X555QG ini juga
bisa digunakan untuk ngegame. Dengan VRAM atau video ram sebesar 2GB dan kartu
grafis Radeon R7 + R5 M430 DX ini sudah tidak diragukan lagi pasti sangat puas
untuk bermain game terbaik masa kini.
Laptop ASUS X555QG Memiliki Desain Yang
Elegan
Laptop Asus X555QG ini memiliki desain
yang elegan, dan membuat aku semakin percaya diri kalo buat nugas ataupun nulis
blog di cafe-cafe dijamin tambah kece deh...
Laptop Asus X555QG ini juga sudah
memunculkan number pad pada keyboardnya sehingga gak usah bingung-bingung lagi
kalo mau cari angka. Keyboardnya juga sudah pasti sangat empuk dan ukuran
keyboardnya pun juga lumayan lebar jadi bisa semakin nyaman dan cepat untuk
menulis di blog ataupun menulis tugas dari dosen๐
Dan untuk kirim-kirim data laptop
ini memiliki port yang termasuk lengkap. Asus X555QG menyediakan 2 port USB 3.0, 1 port VGA, 1
port HDMI, 1 port LAN, dan juga card reader.
Tapi sangat disayangkan laptop ini tidak memiliki optical disc drive. Tapi
ini tidak menjadi kekurangan, karena banyak juga laptop lain yang memiliki
ukuran sama tapi tidak dilengkapi dengan optical disc drive.
Dan berikut
spesifikasi lengkap Laptop ASUS X555QG:
Main
Spec.
|
ASUS
X555QG
|
CPU
|
7th
Gen AMD® APU A12-9720P (2M cache up to 3,6GHz) / AMD A10-9620P (2M cache up
to 3,4GHz)
|
Operating
System
|
Windows
10
|
Memory
|
8GB
DDR4 2133MHz up to 16GB (Dual Channel Support)
|
Disk
Drive
|
DVD-RW
8x
|
Storage
|
1.000
GB HDD 5400rpm
|
Display
|
15,6”
Full HD (1366x768) 16:9 Anti Glare
|
Graphics
|
AMD
Radeon™ Radeon R8 M435 DX / Radeon R7 + R5 430 Graphics
|
Input/Output
|
1 x Microphone-in/Headphone-out jack, 1
x VGA port/Mini D-sub 15-pin for external monitor, 3 x USB 3.0 port(s), 1 x
USB 2.0 port(s), 1 x RJ45 LAN Jack for LAN insert, 1 x HDMI
|
Camera
|
VGA
Web Camera
|
Connectivity
|
Integrated
802.11ac, BT 4.0 support
|
Audio
|
Built-in Speakers And Microphone,
SonicMaster Lite Technology, ICE Power support
|
Dimension
|
38.2
x 25.6 x 2.58 cm (WxDxH)
|
Weight
|
2.20Kg
with battery
|
Battery
|
2
Cells 37 Whrs
|
MSRP
|
Rp8.199.000
/ 7.649.000
|
Warranty
|
2
Tahun Global
|
Nah, tentu saja dengan Laptop ASUS X555QG ini aku bisa menggali lagi
passion dibidang menulis dan editing video maupun editing hasil jepretan kamera.
Jadi gak minder lagi deh sama temen-temenku yang sudah menjadi tentara karena
sekarang Laptop Asus X555QG ini membantu aku menggali passionku.
Laptop Asus AMD - Laptop For Everyone
Artikel ini diikutsertakan pada Blog Competition ASUS AMD
Laptop For Everyone yang diselenggarakan oleh bocahrenyah.com





